Saturday, September 13, 2014

SEBAB PERANG DUNIA 2

A.Sebab Umum
1). Lahirnya Negara-negara Fasis
Apa itu Fasis,Fasis / fasisme adalah Paham yg menganut Kepentingan negara di atas segala-galanya. Paham fasis ini di anut oleh 3 negara pada masa itu yaitu ; Jeman,Italia,jepang
-Fasis Di jerman
Fasisme di jerman kita,kenal dengan partai NAZI,yg dikembangkan oleh Adolf Hitler (1919) ,Untuk menjadi negara besar,maka dilaksanakan "Lebensraum"
-Fasis Di italia
fasis diitalia dikembangkan oleh Benito Mussolini ( 1922) ,dengan Melaksanakan Irredenta ( menyatukan Bangsa italia Yg belum merdeka )
-Fasis di Jepang,dikembangkan oleh kaisar hirohito Dan jendral Hideki Tojo ( perdana menteri ) dengan semangat Hakko I Chu ( dunia sebagai satu keluarga )
2).Adanya politik balas dendam Jerman , dengan tidak diakuinya perjanjian versailles pada perang duni ke 1
3)Adanya perlombaan Senjata-senjata negara maju
4)Kegagalan LBB ( liga bangsa-bangsa ) sekarang diubah menjadi PBB
5)adanya politik mencari kawan
6),Adanya politik Ekspansi ke 3 negara Fasis itu
SELAIN AKIBAT SEBAB UMUM,PENYEBAB PERANG DUNIA KE 2 AKIBAT SEBAB KHUSUS
1) penyerbuan Jerman Terhadap Polandia Tanggal 1 september 1939
2) Penyerangan Jepang terhadap Pangkalan Armada Laut di pearl Habour,Hawaii,AMERIKA SERIKAT ( 7 desember 1941 )
Semoga bermanfaat :)

Saturday, September 6, 2014

MACAM-MACAM PENYAKIT MATA

Beberapa penyakit mata berikut ini :

1. Miopi

miopi 150x150 Macam macam Penyakit Mata
miopi
Miopi atau dikenal dengan rabun jauh, penderita tidak dapat melihat benda-benda yang jauh, hal ini dikarenakan mata tidak dapat dapat menampung cahaya tepat retina. Bentuk bola mata yang berubah menjadi panjang menyebabkan cahaya dari benda jatuh depan retina. Cara penanggulangannya memakai kacamata negatif untuk membantu pantulan bayangan jatuh kepada retina. Faktor terjadinya penyakit miopi bisa jadi karena keturunan, seseorang yang sering berada depan komputer dengan jangka waktu yang lama cenderung mengalami miopi.

2. Presbiopi

presbiopi 150x150 Macam macam Penyakit Mata
presbiopi
Presbiopi (mata tua) adalah penyakit mata yang tidak dapat melihat benda-benda yang berjarak dekat maupun jauh. Hal ini dikarenakan lensa yang tidak bisa memipih dan mencembung. Hal ini dapat ditolong dengan penggunaan kacamata yang berlensa rangkap. Biasanya dengan makin bertambahnya umur, makin tinggi tingkat kesukaran mata untuk menangkap pantulan benda.

3. Buta warna

pengobatan buta warna 150x150 Macam macam Penyakit Mata
pengobatan buta warna
Buta warna adalah istilah kepada seseorang yang tidak bisa membedakan warna 1 dengan yang lain. Penyakit buta warna biasanya diderita karena faktor genetis, penyakit ini ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap pantulan warna. Buta warna terjadi karena retina pada mata yang terdiri dari sel batang dan sel kerucut tidak peka terhadap cahaya.

4. Rabun senja

rabun senja 150x150 Macam macam Penyakit Mata
rabun senja
Rabun senja adalah ketidakmampuan melihat dengan baik pada malam hari atau jika kekurangan sumber pencahayaan. Pada umumnya, rabun senja terjadi karena sel-sel batang yang ada pada retina tidak dapat merespon cahaya yang masuk. Orang yang sedang dalam pengobatan Gleukoma biasanya mengalami rabun senja, hal ini karena mengecilnya pupil. Penyebab rabun senja diantaranya kekurangan vit A atau tubuhnya tidak bisa menyerap vit A yang terkandung dalam makanan, katarak, ketidakfungsian sel batang pada retina, miopi atau hipermetropi juga dapat beresiko mengalami rabun senja. Untuk pencegahan terjadinya penyakit ini tergantung dari tingkat penyakitnya, untuk rabun jauh dan dekat bisa konsultasi kepada dokter, untuk yang mengkonsumsi obat gleukoma bisa berhenti penggunaan obat dan diganti dengan yang lain, perbanyak konsumsi vit A, dan bila katarak segeralah dilakukan operasi katarak.

5. Konjungtivitis (menular)

Konjungtivitis 150x150 Macam macam Penyakit Mata
Konjungtivitis
Konjungtivis adalah infeksi mata yang menular yang disebabkan oleh virus konjungtiva. Konjungtiva adalah selaput mukosa yang menutupi bagian warna putih mata. Penyakit ini sering ditemui pada anak-anak dan remaja, ciri-cirinya pada awalnya mata akan terasa merah, bengkak dan gatal, walau penyakit ini tidak termasuk serius, tetapi sangat mengganggu, karena mata terasa ada yang mengganjal dan membesar, disertai keluarnya cairan bening yang terus-terusan, walau penyakit ini menyerang 1 mata, biasanya 1 mata yang lain ikut tertular. Penyakit yang cenderung disepelekan ini bila dibiarkan lama akan merusak kornea mata, pengobatan secara cepat, bila terkena penyakit ini putuskan berdiam diri di dalam kamar, atau memakai kacamata hitam bila keluar, lakukan pengompresan dengan air dingin untuk mengurangi rasa bengkak, dan bersihkan air bening dari mata dengna tisu, oleskan dengan salep antibiotik atau tetes mata antibiotik untuk mata merah tetapi jangan menggunakan tetes mata dan salep secara bersamaan, sering-sering basuh mata dengan air.

6. Trakoma (menular)

trakoma 150x150 Macam macam Penyakit Mata
trakoma
Infeksi mata yang berkembang biak di linkungan kotor atau daerah yang kotor biasanya penyakit ini banyak diderita pada negara berkembang, infeksi ini diakibatkan oleh virus Chlamydia trachomatis. Ciri-ciri gejalanya yaitu, mata memerah, bengkak, kelopak mata membengkak, pembengkakan kelenjar getah bening, mengeluarkan kotoran dari mata, dan kornea mata menjadi keruh. Pencegahan timbulnya penyakit ini adalah tidak melakukan kontak langsung dengan penderita trakoma karena penyakit ini menular, lingkungan yang kotor dengan memakai kosmetik dan handuk secara bersama-sama.

7. Selulitis Orbitalis (SO)

Selulitis Orbitalis 150x150 Macam macam Penyakit Mata
Selulitis Orbitalis
Selulitis orbitalis mencangkup peradangan disekitar bola mata. Penyebab terjadinya penyakit ini karena pemicu dari sinus, gigi dan aliran darah. Gejala-gejala yang terlihat pada penderita penyakit ini adalah ruang lingkup pergerakan bola mata yang terbatas, demam, bola mata yang membengkak dan terlihat berwarna ungu atau merah, bila tidak ada penanganan secara cepat maka penyakit ini akan mengalami kebutaan atau pembekuan otak, dan infeksi otak.

8. Blefaritis

Blefaritis 150x150 Macam macam Penyakit Mata
Blefaritis
Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Penyakit ini dikarenakan peningkatan bakteri di dekat kelopak mata sehingga menimbulkan minyak yang berlebihan didalam kelenjar kelopak mata. Gangguan yang terjadi selain karena bakteri penyakit ini bisa terjadi juga karena infeksi staphylococcus yang terjadi di kelopak mata, infeksi virus herpes simpleks, dan alergi. Gejala-gejala yang ditimbulkan adalah seperti ada hal yang mengganjal dimata, kelopak mata terasa merah, gatal dan panas. Mata mengeluarkan air dan sensitif terhadap cahaya. Penyakit ini bila tidak segera ditanggulangi akan terjadi kehilangan penglihatan, kerontokan bulu mata, dan kelopak mata sulit dibuka. Lebih baik segera check dokter spesialis bila terjadi gejala awal

9. Dakrosistitis

Dakrosistitis1 150x150 Macam macam Penyakit Mata
Dakrosistitis
Dakrosistitis adalah infeksi pada kantung mata. Penyebabnya adalah penyumbatan pada saluran mata dan hidung. Penyakit ini bisa terjadi tiba-tiba dan dialami dalam waktu yang lama, umumnya infeksi ini ringan tetapi terkadang terjadi infeksi berat, membentuk kumpulan nanah pada kulit, infeksi yang berulang akan mengalami ketebalan dan membengkak pada kantung mata karena tidak mengalirnya air mata pada hidung.

10. Ulkus Kornea (UK)

ulkus kornea 150x150 Macam macam Penyakit Mata
ulkus kornea
Ulkus kornea adalah luka yang terdapat pada lapisan kornea. Terjadinya penyakit ini disebabkan karena mata kering, kekurangan vit A, infeksi bakteri. Gejala yang diderita pada penderita ini adalah mata menjadi merah, nyeri, seperti ada sesuatu dalam mata, gangguan penglihatan, gatal, mata kotor, dan lain-lain.

Saturday, August 30, 2014

ORGAN TUMBUHAN

Organ Tumbuhan

Organ tubuh tumbuhan biji yang pokok ada tiga, yaitu akar, batang, dan daun. Organ tubuh tersebut dapat bermodifikasi menjadi organ lain, misalnya akar berubah menjadi umbi karena fungsinya untuk menyimpan cadangan makanan ataupun alat perkembangbiakan secara vegetatif. Batang berubah menjadi akar rimpang ataupun umbi batang, yang penting untuk menyimpan zat makanan dan perkembangbiakan secara vegetatif. Daun bermodifikasi menjadi bunga, yang mempunyai peran penting dalam perkembangbiakan secara generatif.


AKAR

Akar berasal dari akar lembaga (radikula), yaitu akar yang pertama kali tumbuh dari embrio dalam biji. Pada tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji terbuka, akar lembaga terus tumbuh sehingga dihasilkan akar tunggang. Pada tumbuhan monokotil, akar lembaga mati. Selanjutnya dari pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang mempunyai ukuran yang hampir sama, disebut akar serabut.

Akar monokotil dan dikotil, ujungnya dilindungi oleh tundung akar atau kaliptra yang penting saat menembus lapisan tanah. Pada akar tumbuhan monokotil, di antara kaliptra dan ujung akar terdapat sel-sel pembentuk kaliptra, disebut kaliptrogen. Sel-sel Kaliptra yang letaknya dekat ujung mengandung butir-butir zat tepung, dinamakan kolumela.

kaliptra
radikula
radicle = radikula
Fungsi Akar :
  • Untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah atau substrat tempat hidupnya. Kedalaman dan luasnya akar, umumnya berimbang dengan ketinggian dan rindangnya tumbuhan. 
  • Pada beberapa jenis tumbuhan, akar berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Atau sebagai akar nafas pada tumbuhan bakau.
  • Untuk menyerap air dan hara tanah serta mengalirkan ke batang.

Anatomi Akar 
Apabila dilakukan pengamatan terhadap sayatan akar dengan bantuan mikroskop maka akan tampak macam-macam jaringan yang menyusun akar. Pada sayatan membujur ujung akar, tampak adanya tudung akar, daerah pembelahan sel, daerah pembentangan sel, dan daerah differnsiasi atau pematangan sel. 
akar secara membujur. differentiation=differensiasi, elongation=perpanjangan, division=pembagian
Pada sayatan melintang akar akan terlihat dari luar ke dalam jaringan-jaringan penyusunnya, yaitu epidermis, korteks, endodermis, dan stele atau silinder pusat. 

akar secara melintang

  • Epidermis Akar. Sel-sel epidermis tersusun rapat, memiliki satu lapisan sel, tidak mempunyai ruang antarsel. Dinding selnya tipis bersifat semipermeabel, serta mudah dilewati air dan hara tanah. Sel-sel apidermis yang terletak di belakang titik tumbuh akar dan segaris xilem, dapat tumbuh membentuk bulu akar. Terbentuknya bulu akar menyebabkan permukaan akar menjadi lebih luas sehingga penyerapan zat menjadi lebih efisien. Makin jauh dari ujung akar, dinding sel epidermis makin tebal dan bersifat impermiabel (tidak dapat dilalui oleh air dan hara tanah). Sel-sel tersebut mempunyai fungsi pokok sebgai pelindung jaringan.
  • Korteks. Korteks atau kulit pertama akar terdiri atas lapisan-lapisan sel berdinding tipis. Sel-sel tersebut mempunyai banyak ruang antarsel yang penting untuk pertukaran zat.
  • Endodermis. Endodermis merupakan lapisan terdalam korteks dan sekaligus sebagai pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Sel-sel endodermis tersusun rapat, tanpa ruang antarsel. Sel endodermis yang masih muda dinding selnya tipis dan bersifat semipermeabel. Namun, sejalan dengan bertambahnya umur tumbuhan, dinding sel endodermis yang bertambah umurnya juga mengalami perubahan. Mula-mula dinding sel yang letaknya tegak lurus dengan silinder pusat mengalami penebalan zat gabus, disebut pita Caspary. Penebalan dinding sel oleh gabus ini menyebabkan dinding sel tersebut tidak dapat dilalui air (bersifat imepermeabel). Untuk menuju ke silinder pusat, air melalui dinding sel yang letaknya sejajar dengan silinder pusat dan protoplasma yang bersifat semipermeabel. Untuk menjaga agar air tetap dapat masuk ke silinder pusat, sel-sel endodermis yang letaknya segaris dengan xilem, dindingnya tidak mengalami penebalan. Sel-sel ini disebut sel peresap atau sel penerus. 
endodermis

pita kaspari
Stele / Silinder pusat
Stele merupakan bagian terdalam dari akar. Bagian ini terdiri atas beberapa macam jaringan, yaitu sebagai berikut :
  • Perisikel atau perikambium. Merupakan lapisan terluar dari stele. Dalam perkembangan selanjutnya, sel-sel perisikel yang letaknya segaris dengan xilem dapat berubah menjadi jaringan meristem. Sel-selnya membelah ke arah luar, akhirnya terbentuklah cabang akar. Karena pembentukan cabang akar dimulai dari silinder pusat (dari lapis perisikel) maka pertumbuhan cabang akar tersebut bersifat endogen. 
  • Vasis atau berkas pembuluh angkut. Terdiri atas xilem dan floem, yang tersusun bergantian menurut arah jari-jari. Pada tumbuhan dikotil, di antara xilem dan floem terdapat kambium. Dalam penampang melintang akar, kambium tampak seperti bintang. Kambium ini merupakan titik tumbuh sekunder, ke dalam membentuk xilem dan ke luar membentuk floem.
  • Jaringan parenkim, jaringan pengisi daerah di antara vasis. Jaringan ini biasa disebut empulur.


BATANG
Batang adalah bagian tumbuhan yang meliputi akar, batang, cabang, dan ranting. Pada awal terbentuknya, batang berasal dari batang lembaga yang terdapat pada embrio di dalam biji. Pada pertumbuhan selanjutnya, batang berasal dari meristem apikal. Perkembangan meristem apikal pada tumbuhan dikotil dan monokotil terdapat perbedaan yang khas. Akibatnya susunan anatomi jaringannya pun berbeda.

Batang umumnya terdapat di permukaan, tetapi yang terpenting adalah bagian yang berdaun.

Batang berfungsi untuk :
  • Tempat perlintasan air dan mineral juga hasil fotosintesis.
  • Tempat penyimpanan cadangan makanan.
  • Sebagai alat reproduksi vegetatif.
Batang Dikotil

Batang dikotil berasal dari meristem apikal. Meristem apikal pada ujung batang ini, sel-selnya senantiasa membelah, menyebabkan batang selalu tumbuh memanjang. Bagian inilah yang disebut titik tumbuh. Di belakang titik tumbuh batang tersebut bakal daun muda yang membulat, melindungi bakal cabang batang sehingga setelah daun mekar, calon cabang batang tampak dari luar. Oleh karena itu, cabang batang dikatakan bersifat eksogen.
Meristem apikal batang belum mengalami differensiasi. Proses differensiasi terjadi pada bagian batang di belakang meristem apikal. Sel-sel jaringan pada bagian ini akan mengalami differensiasi menjadi beberapa jaringan primer, seperti epidermis, korteks, dan silinder pusat (stele).
Bila dibuat sayatan melintang batang dikotil, tampak jaringan penyusunnya-urut dari luar kedalam-adalah epidermis, korteks, endodermis, dan stele. 
  • Epidermis. Terdiri atas selapis sel yang tersusun rapat dan tidak mempunyai ruang antarsel. Dinding sel sebelah luar yang langsung berbatasan dnegan udra mengalami penebalan dari zat gabus atau kutikula. Fungsi epidermis adalah untuk melindungi jaringan di sebelah dalamnya. Setelah batang mengalami pertumbuhan sekunder, di beberapa tempat epidermis pecah dan terbentuk jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus. Bagian ini disebut lentisel untuk pertukaran gas.   
  • Korteks. Atau sering disebut kulit pertama. Korteks bagian luar yang dekat dengan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim, sedangkan makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim. Sel-sel korteks tidak tersusun rapat dan mempunyai banyak ruang antarsel yang amat penting untuk berlangsungnya pertukaran gas. Pada korteks batang, berbagai jenis tumbuhan sering ditemukan misalnya klorenkim, zat tanin, kolenkim, zat tepung, sel batu, dan serat. Kadang kala juga sering ditemukan adanya kelenjar minyak. Bagian terdalam dari korteks adalah endodermis atau kulit dalam.
  • Endodermis. Terusun atas selapis sel yang mempunyai bentuk dan susunan khas. Jaringan ini merupakan pemisah antara korteks dengan silinder pusat. Endodermis tumbuhan berbiji tertutup atau Angiospermae mengandung zat tepung sehingga sering disebut sarung tepung. Pada tumbuhan berbiji terbuka atau Gymnospermae, endodermisnya tidak mengandung zat tepung. 
  • Stele atau silinder pusat. Merupakan bagian terdalam dari batang. Lapisan terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium. Di sebelah dalam perisikel terdapat parenkim yang terdapat di tengah-tengah stele. Empulur juga terdapat di sekitar kelompok-kelompik ikatan pembuluh, seperti jari-jari, disebut jari-jari empulur. Ikatan pembuluhnya terdiri atas xilem dan floem yang tersusun secara kolateral. Artinya xilem dan floem yang berada dalam keadaan bersisihan, yaitu xilem disebelah dalam dan floem disebelah luar. 
Pada batang muda, kambium hanya terdapat di antara xilem dan floem disebut kambium intravasikuler. Pada perkembangan selanjutnya, parenkim di daerah antarvasis juga berubah menjadi kambium, disebut kambium intervasikuler. Dengan demikian, kambium tersebut berupa lingkaran utuh. 
Beberapa jenis tumbuhan dikotil batangnya tetap lunak dan tidak berkayu. Tumbuhan demikian disebut herba. Tidak semua tumbuhan herba mengalami pertumbuhan sekunder. 
Pada beberapa jenis tumbuhan herba, kambiumnya hanya terdapat pada vasis. Dengan demkian, pertumbuhan sekundernya hanya terbatas pada vasisnya saja. Bagian lain dari batang akan mengalami pertumbuhan sekunder oleh aktivitas kambium intervasikuler yang tidak merata. Kambium ini membentuk kayu atau parenkim saja. Pada herba tertentu, misalnya batang bunga matahari, kayu hanya berbentuk pada bagian batang yang tua saja. 
Tumbuhan herba yang tidak mengalami pertumbuhan sekunder, memiliki ciri khas yang berumur pendek. Tumbuhan yang demikian, misalnya adalah kacang tanah, kacang panjang, kenikir, bunga matahari, dan kangkung. 
Batang Monokotil

Berbeda dengan batang tumbuhan dikotil, meristem apikal batang tumbuhan monokotil lebih kecil. Meristem ini berkembang menjadi kuncup aksiler, bakal daun, tunas ketiak, dan epidermis. Di bawah meristem apikal terdapat meristem primer yang melebar ke sekelilingnya serta menebal, disebut meristem perifer atau meristem tepi. Meristem perifer ini berkembang menjadi bagian utama dari batang yang berisi ikatan pembuluh.

  • Epidermis biasa dilengkapi dengan stomata dan bulu-bulu, serta memiliki dinding yang tebal dilapisi kutikula. Di bawah epidermis terdapat korteks atau hipodermis. Batas korteks dan stele biasanya tidak kelihatan jelas. Namun demikian, pada beberapa jenis monokotil, batas korteks dan stele amat jelas. 
  • Stele terisi oleh ikatan pembuluh yang tersebar dan bertipe kolateral tertutup karena di antara xilem dan floemnya tidak ditemukan adanya kambium. Jumlah ikatan pembuluhnya amat banyak. Setiap ikatan pembuluh didampingi atau dilingkari oleh sarung skelenkim.
  • Silinder pusat berisi pembuluh angkut yang tersebar pada empelur, terkonsentrasi tertama mendekati kulit batang. Ke tepi, jumlah pembuluh banyak tetapi kecil, makin ke tengah, pembuluh lebih besar tetapi jumlahnya sedikit.
  • Di tengah-tengah stele terdapat empulur. Pembessaran batang dilakukan dengan pembentukan rongga dengan menghilangkan bagian empelur kecuali baga bagian kuku. Contohnya bambu.
Tidak adanya kambium menyebabkan batang monokotil pada umumnya tidak dapat tumbuh membesar. Oleh karenanya, seluruh jaringan pada batang monokotil merupakan jaringan primer. Namun demikian, beberapa jenis tumbuhan monokotil, seperti beberapa jenis palem, sesuji, dan nanas seberang, batangnya dapat membesar. 



DAUN

Daun merupakan organ tumbuhan yang mempunyai peran penting dalam memproduksi bahan makanan. Karena dalam daunlah terdapat jaringan yang paling banyak mengandung klorofil. Di samping itu, daun merupakan organ tubuh yang paling luas permukaannya sehingga dapat menyerap engergi cahaya matahari sebesar-besarnya.

Anatomi Daun
Macam jaringan yang menyusun daun pada dasarnya sama dengan jaringan yang menyusun akar dan batang, yaitu epidermis, parenkim, dan jaringan pembuluh.

anatomi-daun
Epidermis. Terdapat pada bagian permukaan atas dan bawah daun. Epidermis berfungsi melindungi jaringan yang terdapat di sebelah dalam. Pada permukaan daun, terdapat lapisan kutikula yang berfungsi mencegah penguapan. Pada epidermis juga terdapat stomata, yaitu lubung yang dibentuk oleh sel epidermis yang berubah bentuk. Sel tersebut disebut dengan sel penjaga (guard cell).

stomata

Untuk tumbuhan darat yang posisi daunnya mendatar, umumnya stomata terdapat pada epidermis permukaan bawah daun. Sedangkan untuk daun yang posisinya tegak, biasanya stomata terletak pada kedua sisi permukaan daunnya. Pada tumbuhan yang daunnya terdapat pada permukaan air, stomata terletak pada permukaan atas daun. Jumlah stomata pada setiap jenis tumbuhan berbeda. Tumbuhan air biasanya memiliki lebih banyak stomata untuk menambah penguapan air.


Parenkim. Terdapat di bawah epidermis. Parenkim dapat dibedakan menjadi dua, yaitu parenkim palisade dan spons. Kedua parenkim tersebut merupakan mesofil atau daging daun. Pada parenkim ini terdapat banyak klorofil sehingga pada bagian inilah proses fotosintesis berlangsung.

Ikatan Pembuluh. Terdiri atas xilem dan floem. Ikatan pembuluh atau vasis ini terdapat di dalam tulang-tulang atau urat daun, yang tampak menonjol pada permukaan bawah daun. Ikatan pembuluh ini merupakan lanjutan ikatan pembuluh pada batang dan akan berakhir pada celah kecil yang terdapat pada tepi daun. Celah ini disebut hidatoda.
ikatan-pembuluh

Tuesday, August 26, 2014

LISTRIK STATIS


Listrik Statis
Listrik Statis adalah keadaan di mana terjadi ketidak seimbangan muatan listrik 2 buah benda.
Muatan Listrik terbagi menjadi 2:
- Positif (kekurangan elektron)
- Negatif (kelebihan elektron)

--> Jenis muatan listrik suatu benda dapat diubah
--> Benda netral dapat dibuat menjadi bermuatan

Sifat Muatan Listrik:
- Aliran bermuatan listrik sejenis tolak menolah
<----(+) (+)---->
<----(-) (-)---->
- Aliran bermuatan listrik tidak sejenis tarik-menarik
(+)----> <----(-)

⊙ Bahan yang elektronnya terikat kuat pada atom disebut isolator
--> Ex: plastik, kaca

⊙ Bahan yang elektronnya mudah berpindah karena tidak terikat kuat disebut konduktor
--> Ex: benda-benda logam

Ada 3 Cara Membuat Benda Menjadi Bermuatan Listrik:
(1) Penggososkan/Triboelektrifikasi
--> Metode untuk membuat 2 benda (isolator) menjadi bermuatan dengan cara menggosokan kedua isolator tersebut.
--> Contoh:
⊙ Plastik dgn Kain Wol: PLASTIK (-) & KAIN WOL (+)
>> elektron dari Kain Wol berpindah ke plastik
⊙ Ebonit dgn Kain wol : EBONIT (-) & KAIN WOL (+)
>> elektron dari kain wol berpindah ke ebonit
⊙ Kaca dgn Kain Sutera: KACA (+) & KAIN SUTERA (-)
>> elektron dari kaca berpindah ke kain sutera

(2) Konduksi/Menyentuhkan
--> Metode untuk membuat suatu benda yang netral menjadi bermuatan dengan cara menyentuhkan benda tersebut dengan benda lain yang bermuatan.
CATATAN:
- Tanah merupakan sumber elektron terbesar dan penampung elektron terbesar.
- Tanah dapat memberi dan menampung elektron benda bermuatan.

(3) Induksi/Mendekatkan
--> Membuat suatu benda netral menjadi bermuatan dengan cara mendekatkan sebuah benda lain yang bermuatan.
--> Mengakibatkan adanya pemisahan muatan (polarisasi muatan)
GARIS GAYA LISTRIK (GGL)
- diselidiki oleh Charles Augustin de Coulomb
- Gaya listrik (tolak menolak/tarik menarik antar muatan listrik):
>>>>> sebanding dengan besar kedua muatan listrik
>>>>> berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan listrik

Rumus Gaya Listrik:
Fc= k.Q1.Q2/d^2
(catatan: d^2 --> artinya d pangkat dua atau d kuadrat)
di mana: --> Fc= Gaya Coulomb/Gaya Listrik (Newton)
-----------> Q1= Besar muatan 1 (Coulomb/C)
-----------> Q2= Besar muatan 2 (Coulomb/C)
-----------> d = Jarak antar 2 muatan (m)
-----------> k = konstanta ruang (NC^2/m^2)

DISTRIBUSI MUATAN LISTRIK:
(A) Pada Konduktor Berongga:
--> "Muatan listrik pada konduktor berongga hanya terdistribusikan pada bagian luarnya saja."
(B) Pada Konduktor Lancip:
--> "Distribusi muatan listrik pada konduktor lancip akan dipusatkan (paling besar) pada bagian lancipnya."
Semoga bermanfaat :)

Sunday, August 17, 2014

ADIWIYATA

Tujuan dan Arti Adiwiyata
   Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.Dalam pelaksanaannya Kementerian Lingkungan Hidup bekerjasama dengan para stakeholders, menggulirkan Program Adiwiyata ini dengan harapan dapat mengajak warga sekolah melaksanakan proses belajar mengajar materi lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan serta menjaga lingkungan hidup di sekolah dan sekitarnya.
Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta”ADI”dan”WIYATA”. ADI mempunyai makna: besar, agung, baik, ideal atau sempurna. WIYATA mempunyai makna: tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Bila kedua kata tersebut digabung, secara keseluruhan ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna:Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.
Tujuan Program Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.Kegiatan utama Program Adiwiyata adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia.
Norma Dasar Program AdiwiyataProgram dan kegiatan yang dikembangkan harus berdasarkan norma-norma dasar dan berkehidupan yang meliputi antara lain:Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.

Prinsip-prinsip Dasar Program Adiwiyata
1. Partisipatif 
Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.
2. Berkelanjutan
Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif

Keuntungan mengikuti Program AdiwiyataKeuntungan yang diperoleh sekolah dalam mengikuti Program Adiwiyata adalah:
1. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya.
2. Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan konsumsi berbagai sumber daya dan  energi.
3. Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
4. Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
5. Meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa yang akan datang.
6. Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai- nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.
7. Mendapat penghargaan Adiwiyata.

CARA MENJERNIHKAN AIR

Cara Menjernihkan Air 
Berikut ini akan saya berikan informasi menarik untuk Anda tentang tata cara menjernihkan air keruh yang dikategorikan mudah. Pastinya ini merupakan informasi yang sangat bermanfaat untuk Anda, selain itu tanpa disadari dengan adanya artikel ini maka akan membantu semua orang menjaga kualitas air bersih yang dipakai untuk kehidupan sehari-hari.
Adapun cara mudah untuk menjernihkan air keruh yang dapat juga digunakan untuk menjerinhkan air sumur yang berwarna kuning, Bagaimana dan menggunakan apa saja bisa langsung Anda simak selengkapnya berikut ini.
Bahan dan Alat Untuk Menjernihkan Air :
Air sumur yang masih bersih dan tidak tercemar.
Batu kerikil yang digunakan sebagai bahan penyaring dan untuk membantu proses aerasi oksigen.
Pasir yang digunakan untuk menahan endapan lumpur.
Arang (bukan batok) sebagai bahan penyerap partikel yang halus, bau, dan warna yang terkandung dalam air.
Sapu ijuk untuk menyaring partikel yang lolos dari lapisan sebelumnya, dan untuk meratakan air yang sedang mengalir.
Drum plastik/gentong besar/bak semen yang dapat diisi air sekitar 200 liter.
Gentong besar untuk menampung.
Pipa bambu/paralon atau juga selang plastik untuk media mengalirkan air.
Pompa air penyangga kayu jika diperlukan.
Kran air.
Kasa nyamuk dari plastik.
Solasi untuk paralon dan lem paralon.
Mempersiapkan Bak Penampung Air Jernih :
Pasanglah kran pada ketinggian 10 cm dari bagian dasar, untuk masing-masing drum/gentong. Sambung kran menggunakan saluran paralon sepanjang 30 cm yang diberi lubang dan dibungkus menggunakan kasa nyamuk. Saluran paralon tersebut berada didalam gentong/drum.
Cuci bahan-bahan penyaring seperti batu kerikil, arang, pasir, dan juga sapu ijuk hingga semuanya benar-benar bersih, lalu dikeringkan.
Susun bahan penyaring dimulai dari bagian paling dasar keatas secara berurut : Ijuk (ketebalan 15 cm); pasir (10 cm); batu kerikil (10 cm); arang (15 cm); ijuk (5 cm); dan pasir (10 cm).
Perlu diingat bahwa dalam penyusunannya harus rapat dan merata, jangan sampai ada rongga kosong antar lapisan.
Buat penyangga gunakan kayu berundak, dengan ketinggian pertama 50 cm dan tinggi undak kedua 170 cm (disesuaikan dengan ketinggian drum/gentong).
Susunlah kedua drum/gentong secara bertingkat/vertikal. Lalu letakkan drum/gentong pertama di undak paling bawah (paling pertama) sebagai penyangga.
Setelah  mengendap baru air dialirkan. Alirkan air dari dalam drum/gentong pertama ke drum/gentong kedua. Air yang keluar mula-mula keruh dan tunggu beberapa lama air akan jernih. Setelah jernih, baru di tampung kedalam drum/gentong kedua.

Perlu Diperhatikan Dalam Proses Menjernihkan Air :
Sebelum digunakan untuk minum, rebuslah air atau di sterilkan menggunakan SODIS. Tunggu kurang lebih selama 3 bulan air yang keluar tidak jernih lgi, berarti saringan perlu diganti dan dicuci lagi. Berikut ini ada skema dalam proses menjernihkan air keruh menjadi bersih yang semoga akan membuat Anda lebih paham tentang caranya.